You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
sidak rusun marunda jakarta
photo Bayu Suseno - Beritajakarta.id

Banyak Warga Rusunawa Marunda Belum Mutasi KTP

Sebanyak 241 kepala keluarga (KK) penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Marunda di Cilincing, Jakarta Utara, terancam diusir. Sebab, hingga kini ratusan warga rusunawa tersebut belum memutasi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai domisili.

Kami berikan batas waktu hingga Desember ini untuk mengurusnya

Sesuai data di Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara, dari 3 cluster Rusunawa Marunda tercatat jumlah penghuninya mencapai 5.345 jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 800 jiwa atau 241 KK belum memutasikan administrasi kependudukan.

Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Utara, Edison Sianturi mengatakan, mayoritas warga yang belum melakukan mutasi administrasi kependudukan berasal dari program relokasi Waduk Pluit, Penjaringan.

Cluster A Rusun Marunda Segera Dialiri Gas

"Kami mengimbau agar warga segera melakukan mutasi kependudukan sesuai domisili," kata Edison, Kamis (23/10).

Edison mengatakan, selain di kelurahan, pihaknya akan menyiapkan lokasi pelayanan khusus bagi warga Rusunawa Marunda yang akan melakukan mutasi kependudukan.

Sebanyak 241 KK tersebut, di antaranya tersebar di Cluster A 106 KK, Cluster B 53 KK dan Cluster C 52 KK. "Kami berikan batas waktu hingga Desember ini untuk mengurusnya," ujar Edison.

Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Sewa Sederhana (UPRS) Wilayah 1, Maharyadi menuturkan, sesuai aturan yang berlaku, warga yang tinggal di rusun harus mengganti KTP miliknya sesuai domisili.

"Memang aturannya warga harus ber-KTP sesuai domisili. Kita beri kesempatan mereka hingga akhir tahun ini. Bila sampai tahun depan belum juga mengganti administrasi kependudukannya, kita akan tindak tegas dan bisa saja dilakukan pengambilalihan unit," tegas Maharyadi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6801 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6196 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1419 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1348 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1262 personAldi Geri Lumban Tobing